Di kepala, sebuah cerita bisa terasa sempurna. Kita sudah membayangkan karakter utama, suasana kota, konflik besar, percakapan emosional, sampai adegan terakhir yang seharusnya membuat pembaca terdiam. Semuanya terasa hidup meskipun belum ada satu halaman pun yang ditulis. Kemudian dokumen kosong dibuka. Adegan pertama mulai diketik dan sesuatu terasa berbeda. Dialog yang sebelumnya terdengar kuat menjadi …
Ceritanya Keren di Kepala, Kenapa Begitu Ditulis Malah Terasa Biasa?










